diposkan pada : 04-11-2020 12:15:31 Agama.jpg

Dilihat : 30 kali

Nabi Muhammad SAW tidak hanya mengajari para pengikutnya tentang hukum agama, tetapi juga masalah-masalah lain bahkan termasuk masalah-masalah yang "sepele" seperti pola makan dan minum. Ajaran Nabi tentang makan dan minum tidak semata-mata berkaitan dengan masalah budaya Arab, tetapi ternyata ada kebaikan yang tersembunyi di dalamnya.

Beberapa penelitian kedokteran baru-baru ini membuktikan bahwa apa yang diajarkan Nabi tentang makan dan minum sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sebagaimana Nabi ajarkan untuk mencuci tangan sebelum makan, tidak makan atau minum sambil berdiri, dan tidak makan berlebihan.

Saat ini, mencuci tangan pandemi merupakan bagian dari protokol kesehatan. Cuci tangan harus selalu dilakukan untuk menjaga penularan virus Corona (Covid-19). Padahal ajaran cuci tangan merupakan ajaran yang sudah lama disampaikan oleh Nabi SAW.

Dalam salah satu hadits Nabi, dari Aisyah Radhiyallahu'anha bersabda: "... Dan ketika dia ingin makan atau minum dia mencuci tangannya, baru setelah itu dia makan dan minum." (HR Abu Daud dan An-Nasa'i).

Tidak hanya saat akan makan, Nabi SAW juga menganjurkan untuk mencuci tangan setelah bangun tidur. Seperti dalam salah satu hadits beliau berkata, “Janganlah salah satu dari kalian bangun dari tidurnya, lalu jangan celupkan tangannya ke dalam bejana sebelum mencucinya sebanyak tiga kali, karena dia tidak tahu dimana tangannya tadi malam” ( HR Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan penelitian para ahli kesehatan, kelapa sawit merupakan media yang sangat efektif untuk menularkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Karenanya, cuci tangan merupakan bagian dari PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). Apalagi saat terjadi pandemi seperti ini.

Nabi SAW juga telah mengajari umatnya untuk tidak makan atau minum sambil berdiri. Seperti dalam salah satu haditsnya dia berkata, "Jangan minum sambil berdiri ..."

Larangan Nabi SAW sepertinya dibuat-buat. Namun, banyak penelitian membuktikan bahwa hal itu terbukti merugikan kesehatan. Makan dan minum sambil berdiri berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, seperti penurunan kinerja sistem pencernaan, gangguan kinerja ginjal, perut kembung, dan mulas.

Kemudian mengenai ajaran Nabi SAW untuk tidak makan berlebihan. Dalam salah satu haditsnya Nabi SAW bersabda, “Tidak ada tempat bagi seorang pria untuk mengisi lebih buruk dari pada perut. Cukup bagi putra Adam untuk mengambil beberapa suap untuk membasahi punggungnya. Tetapi jika dia harus (melebihi itu), biarkan sepertiga dari perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk makanan, minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas. "

Nabi melarang umatnya untuk tidak makan terlalu banyak karena sekarang terbukti makan terlalu banyak dapat menyebabkan berbagai penyakit. Penyakit paling umum akibat makan berlebihan adalah obesitas dan diabetes.

Terlalu banyak makan menyebabkan perut berlebih. Pekerjaan lambung, hati, jantung menjadi lebih berat. Sepertinya hard disk terlalu penuh dengan data, pekerjaan menjadi berat.

Itulah beberapa ajaran Nabi SAW tentang pola makan dan minum. Nabi SAW tidak hanya mengajarkan hal ini kepada umatnya tetapi ternyata di dalamnya terkandung banyak kebaikan.